Skip to main content

CATATAN buat KHARISMA MAHARANI



Sejarah tetap mencatatkan dirinya dengan benar ditangan penulisnya yang jujur dan konsisten pada kebaikan hati nurani,


Jam Dinding berwarna putih itu,
(hadiah kompetisi sepeda hias kamu saat 17'an)
pernah mengisi dinding rumah kita yang penuh kenangan, sekarang menghiasi tembok di rumah kamu sendiri sebagai penunjuk waktu yang umurnya sudah 25 tahun'an
Ada banyak hal yang tak mungkin disesali lagi karena cinta semakin menguat dari hari ke hari,  dari minggu ke bulan juga tahun tahun yang rajin melewati masa kita bersama,

Perbedaan pendapat pasti ada dan itu wajar,
Persoalan kehidupan selalu ber dinamika begitu juga kebosanan,
Tapi percayalah tali temali kita belum cukup rapuh untuk ditelan waktu apalagi sampai hancur karena dirusak kekuatan di-luar itu,


Plakat kelulusanmu dari Perguruan tinggi Politehnik Seni Jogyakarta,
meskipun kusam dan berkarat di-makan waktu juga  jaman,
Ujudnya tetap menyimpan segala semangat juga kepedihan
sekaligus keceriaan masa muda kamu,
Bagaimana sejak awal semua keribedan muncul saat kamu harus memenangkan persaingan dan menjadi sepuluh besar saat Ujian SMK mu dan itu baru awalnya,
Selebihnya adalah mondar mandir dari Surabaya dan Jogya menyelesaikan semua urusan dan tetek bengek,
Kenangan yang luarbiasa.

Simpan Nak walau harus memakan tempat dalam kotak kenanganmu, bagi Bapak itu indah,
bagi Bapak itu airmata juga kebahagiaan
yang memberikan rasa kebanggaan bahwa kamu mampu melawan badai sampai usai,
Mampu mandiri ditengah guncangan dari terpaan cerca dan sindiran.
Tetapi pembuktian kemenangan kamu atas waktu juga beberapa lomba di keahlian khusus kamu itu bukti yang sulit dibantah oleh mereka yang nyinyir sekaligus para DO-wan dan DO-wati, anjing menyalak bersahutan, kafilah tetap melenggang seiring kala.

Kamu juara dan itu tak bisa dipungkiri,
Kamu luarbiasa itu semua pasti meyakini,
Bapak selalu menyayangimu sekaligus bangga
meskipun tak pernah terucap sekalipun,

Kharisma Maharani anakku sayang,
jangan abaikan semua kenangan meskipun sekecil apapun itu, Karena sejarah menguasai waktu,  Sejarah menunjukkan bagaimana kita ada saat ini untuk kaca dimasa kekinian juga dimasa depan bagi keturunanmu atau generasi setelah kita,

Dan saat kita semua sudah bergabung dalam kesepian galaksi yang awang uwung tanpa batas, hanya bintang,  hanya matahari dan rembulan yang tahu kita pernah ada,
atau cakrawala dunia yang ramai dengan keribetan juga masalah keduniawian yang membuat kita bosan juga kesunyian selalu, 


jangan lupa mencatat,
jangan lupa menyimpan,
jangan lupa merekamnya,
sekecil apapun kenanganmu
.
.
.
Kotak simpananku bertajuk TimeMachine,
atau 'mesin waktu', disana tersimpan banyak hal yang berkonotasi 'masa lalu', barang kecil  kecil semacam sepatu & jacket kulit, buku edisi pertama juga  langka, foto foto sejak kamu masih bayi dan anak anak, juga kenangan semua orang yang terlibat dalam keseharian kita bersama,

Mungkin itu semua cuma simbol dari kenangan tapi yang pasti ide awalnya sangat sederhana meskipun tidak orisinil dari Bangsa Jepang yang menurut aku keren dimana boneka atau baju sekalipun bisa dipakai turun temurun,


Tentu saja faktor pentingnya tak boleh dilupakan  adalah tempat penyimpan juga  perawatannya,
Penting karena bertingkat kesulitan tinggi yang disebabkan kelembapan, oksidasi lambat dan lain lain hal sampai bisa melewati waktu cukup lama : puluhan tahun (.)

Bapakmu,
Arisubagyo Hadikusumo
Selasa, Juni 23' 2020

Comments

Popular posts from this blog

KHARISMA ELANG PERKASA

Sejarah sering jadi acuan demikian pula rekam jejak dan waktu Aku merasa bungsuku  : Kharisma Elang Perkasa sudah membuktikan semuanya, KHARISMA ELANG PERKASA &  BAPAK Sama dengan kakaknya : Kharisma Maharani, Sejak kecil memang tidak pernah merepotkan, Tidak relevan kalau dibanding bandingkan tetapi sejujurnya mereka berdua sama dalam satu ungkapan 'tidak ribed' atau membuat ribed,   Drum Band saat masih SD, Ban Coklat Karate diraih sewaktu SMP, Paskibraka sekaligus menjadi FrontLine di group band-nya ketika SLTA, Semuanya tidak ada yang mudah bahkan butuh ketelatenan dan stamina, Sampai saat ketika kondisi dan situasinya berubah karena dia menjadi lebih dewasa, sekaligus mengambil keputusan akan menjadi seperti apa kedepannya. Mandiri, Berkarir di dunia digital, menjadi seperti apa yang dia inginkan di dunia Fotografi juga Videografi Matahari sudah surut kebarat dan petang pelahan tanpa suara tapi pasti mengakhiri sinarnya Sama seperti kehidupan, mengalir tanpa jed...

CATATAN Pandemi dan Silaturahmi

Mengurung diri atau bersilaturahmi saat pandemi, Capek rebahan lalu jadi mager atau males gerak pikiran jadi mampat semuanya jadi kerak, Butuh waktu menunggu dan saat yang tepat apalagi pembatasan semakin ketat, juga membatasi gerak Semua terhambat bukan cuma silaturahmi, bukan cuma ngemal atau ngedate atau bahkan bersepeda sekeliling kompleks-pun sudah enggan, tak lagi bisa berkutat, khawatir dan x'tra hati hati Nyari duitpun semakin bingung dan rejeki jadi bantat Intinya bagi yang masih bersliweran jangan egois, protokoler kesehatan : Masker, Cuci tangan dan Jaga jarak musti dijaga, musti dipatuhi, meskipun terkadang lupa atau bahkan malah terlupakan, ada baiknya meninjau kembali saat setiap kali masuk ke rumah : Mandi membersihkan dahi, hidung dan keramas, ganti baju bersih sekaligus mencuci baju yang telah dipakai diluar rumah tadi, siapa yang tahu ada virus nempel dimana mana POSTER SINDIRAN CORONA 2 PANDEMIES : COVID-19  &  SUPIDITY memang ribed dan sebal atau ini ny...